Secret Admirer 3

28 April 2015

Aku tak tahu harus memulai darimana lagi.
Jujur, aku bingung dengan keadaan kita.
Ketika pada kenyataannya kau tak bersama lagi dengannya.
Di satu sisi, aku merasa senang, karena itulah yang aku tunggu.
Dan perlu digaris bawahi bahwa, mereka terpecah bukan karena aku.
Di sisi lain, aku merasa sedih, karena ia tersakiti.
Ya, dia mungkin masih mencintainya.
Dan ya, mungkin dia ingin melampiaskannya kepada diriku.
Ketika ia mulai bercengkrama lagi denganku.
Aku rasa itu tidak salah, karena mungkin itulah yang dia butuhkan.
Tak apa aku dijadikan pelampiasan, asalkan ia bisa tersenyum lagi.
Tak seperti kemarin.
Begitu murung.
Begitu sendu.
Hingga akupun tak pahami ia lagi.
Dan sekarang, ia telah memulai kembali.
Memulihkan dirinya kembali.
Mungkin aku bisa membantunya.
Karena aku mengenalnya jauh sebelum dia.